Jogging untuk Menurunkan Berat Badan
Jika Anda memutuskan untuk mengambil jogging sebagai sarana untuk menurunkan berat badan, Anda telah membuat pilihan yang cocok. Sedikit olahraga yang akan memberikan dampak positif pada kesehatan Anda, walaupun aktifitas sederhana untuk melakukan. Jogging secara luas diakui sebagai bagian yang tak tergantikan dari rutinitas penurunan berat badan yang baik, karena menggabungkan segala sesuatu yang baik tentang latihan cardio dalam satu paket sederhana.
Langkah pertama dalam mendapatkan akan jogging rutin Anda adalah untuk memilih lokasi yang tepat. Hal ini akan sangat penting dalam jangka panjang, karena banyak faktor di sekitar pilihan ini akan memiliki dampak besar pada kinerja Anda. Pertama, pastikan Anda memilih tempat yang cukup jauh dari rumah Anda. Cobalah untuk pergi untuk setidaknya 10-15 menit berjalan kaki – dengan ini kaki dan tubuh Anda secara keseluruhan akan hangat dan Anda tidak perlu membuang waktu pemanasan ketika Anda tiba di tempat tujuan. (lagi…)
Bersepeda Dapat Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Menurut British Medical Association, bersepeda hanya 35 kilometer seminggu dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner sebesar 50%. Sebuah studi utama dari 10.000 pegawai negeri sipil menyarankan bahwa mereka yang bersepeda 35 kilometer selama jangka waktu seminggu setengah lebih mungkin untuk menderita penyakit jantung sebagai rekan kerja yang non-bersepeda.
Selain itu, setiap latihan teratur dapat mengurangi stres dan depresi dan meningkatkan ketenangan dan percaya diri. Bersepeda di luar ruangan juga merupakan cara yang baik untuk menyatu dengan alam dan merasakan nafas bumi. (lagi…)
Resep Jus Nanas dan Apel untuk Kulit Sehat
Kulit halus, mulus dan lentur menunjukkan bahwa tubuh Anda dalam keadaan sehat. Untuk mendapatkan kulit yang sehat tidak perlu menguras kantong untuk melakukan botoks atau facelift. Cukup ke dapur, dan membuat jus dari buah.
Salah satu jus buah direkomendasikan untuk mengobati kulit adalah yang terbuat dari nanas, apel dan bit.
Nanas mengandung bromelin, enzim kuat yang membantu pembentukan kolagen untuk menjaga kulit lentur dan selalu muda. Sementara apel mengandung vitamin C yang dapat mengatur regenerasi sel.
- Untuk 2 cangkir
- Waktu: 10 menit (lagi…)
Kebiasaan Sehat Sarapan Setiap Pagi
Orang biasa sarapan pagi adalah juara kesehatan yang baik. Penelitian menunjukkan orang yang memiliki kebiasaan sarapan cenderung mengambil lebih banyak mengkomsumsi vitamin dan mineral, dan kurang lemak dan kolesterol. Hasilnya adalah tubuh yang lebih ramping, jumlah kolesterol turun, dan sedikit untuk makan berlebihan di siang dan malam hari.
“Sarapan tampaknya membuat perbedaan dalam berat keseluruhan masyarakat,” kata Melinda Johnson, RD, juru bicara untuk American Dietetic Association (ADA). Dia mengatakan sarapan dapat menahan rasa lapar sampai waktu makan siang dan membuat tubuh menjadi mesin penjual kalori otomatis.
Tidak hanya itu, para peneliti di konferensi 2003 American Heart Association melaporkan bahwa orang yang sarapan secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi gemuk dan mendapatkan resiko diabetes lebih rendah dibandingkan dengan pemakan nonbreakfast. (lagi…)
10 Tips Mudah Menghindari Sakit Pinggang
Sakit pinggang merupakan penyakit yang paling banyak diderita setelah sakit kepala, sehingga tidak akan orang akan mengeluh sakit pinggang kepda kita. Nah berikut ini ada beberapa kebiasaan yang akan menjaga tubuh anda sehat dan terhindar dari sakit pinggang.
Tips untuk mencegah sakit pinggang : (lagi…)
Obat Herbal Untuk Sakit Perut
Memiliki gangguan atau sakit perut tentu sangat mengganggu kita, apalagi kalau sakit perut menjadi akut dan terjadi pada saat-saat yang penting dalam keseharian, misalnya pada saat melakukan pekerjaan penting.
Semua penyakit perut disebabkan oleh berkurangnya lapisan pelindung usus dan lambung. Sehingga asam yang di produksi oleh tubuh kita langsung mengenai usus dan lambung kita, akibatnya perut kita sakit ato kita merasa kembung. Pada beberapa kasus, bahkan terjadi pendarahan hebat pada usus dan lambung. Sehingga banyak orang bilang ususnya luka atau ususnya bolong. Padahal usus memiliki kemampuan recovery yang sangat hebat. (Inilah kekuasaan Allah). (lagi…)
Obat Tradisional Untuk Sakit Kepala
Sakit kepala memang salah satu penyakit yang paling sering diderita oleh kita terutama orang yang sudah dewasa, berbagai dengan macam penyebabnya mulai dari infeksi virus flu sampai pada stress pekerjaan.
Berikut ini beberapa artikel obat tradisional sakit kepala yang bisa anda coba:
Obat tradisional sakit kepala . cara tradisionalnya sebagai berikut : sediakan gelas dan masukkan 1 sendok makan gula putih, sedikit garam, sedikit jeruk nipis, kemudian masukkan setengah gelas air panas yang sudah disedu dgn teh .aduk hingga larut. kemudian minum setelah lumayan dingin.
Obat herbal sakit kepala :
Ambil 1 genggam daun melati dan 10 kuntum bunga melati. Campur semua bahan, remas-remas dengan tangan, kemudian direndam dengan air dalam rantang. Cara menggunakannya, air rendaman ini digunakan untuk kompres dahi.
Khasiat bawang putih obat sakit kepala :
Bawang putih dapat dipergunakan sebagai obat sakit kepala yang cukup ampuh. Anda bisa memakannya sebanyak 1-2 bungkul besar sekaligus sebagai lalap. Bisa dimakan dengan tahu goreng atau sambal. Kurang lebih 1 jam pusing akan hilang (juga pusing yang diakibatkan oleh penyakit darah tinggi)
Semoga dapat bermanfaat
Video dan foto bentrokan / kerusuhan ampera
Berikut ini adalah beberapa berita foto dan video tentang bentrokan kerusuhan ampera yang baru saja terjadi di Indonesia.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Sutarman menegaskan, dalam kerusuhan di Jln. Ampera depan PN Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Dalam kasus itu, polisi akan bertindak sesuai aturan hukum yang berlaku.
”Artinya, siapapun yang terlibat dalam aksi anarkis itu, harus berhadapan dengan hukum. Baik yang melakukan pembakaran ataupun penusukan. Setiap orang yang melakukan pelanggaran pidana, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya kepada wartawan, usai acara lepas sambut di Mapolda Jabar, Rabu (6/10) petang.
Sutarman menambahkan, kepolisian juga sudah mulai melakukan penertiban peredaran senjata api ilegal. ”Dengan penertiban itu, akan mempersempit ruang gerak peredaran senpi ilegal. Selain itu akan mampu mengawasi senpi ilegal yang beredar di masyarakat,” katanya.
Hal lainnya yang menjadi perhatian kepolisian ialah soal preman terorganisasi yang kerap terlibat dalam beberapa kerusuhan atau tindak pidana. ”Itu juga menjadi atensi kami. Tugas kami sebagai polisi ialah melindungi masyarakat yang teraniaya. Dan jika organisasi-organisasi seperti itu mengancam keselamatan warga, tentunya akan kami tindak,” katanya. (www.pikiran-rakyat.com)
Foto Korban Kerusuhan Jl Ampera Depan di PN Jaksel ini merupakan berita heboh lainya yang terjadi hari ini, dimana sekelompok orang terlibat bentrok di jl, ampera tepatnya di Pengadilan Negri jakarta selatan, dan dalam bentrokan tersebut terdapat 3 orang korban meninggal, Penyebab bentrokan ini adalah kasus blowfish, belum usai kasus kerusuhan tarakan ada lagi bentrok masa di jl ampera ini
Satu regu polisi yang berjumlah lebih dari 30 orang itu kini berdiri di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (29/9/2010).
Berikut ini nama-nama korban meninggal dalam kerusuhan jalan ampera depan PN jakarta selatan ini
1. Agustinus Tomazoa (49), kelahiran Ambon. Dia adalah warga Kramatjati RT 6 RW 9. Tewas di Wash Laundry dengan luka tembak dan muka dibacok.
2. Saefudin (48), kelahiran Medan tahun 1962. Dia warga Kebon Nanas RT 3 RW 1 Panunggangan Utara, Pinang, Tangerang, tewas di depan kantor Medco dengan kedua tangan putus.
3. Jefry, tewas di depan rumah makan Ampera dengan luka bacok.
Sedangkan satu korban tewas lain adalah Frederik Philo Letlet (23), kelahiran Merauke. Dia tewas di RS JMC saat hendak diberi pertolongan medis. Namun sayang, tidak berhasil. (news-todayz.blogspot.com)
Berikut ini foto korban meninggal bentrokan ampera yang didapat dari kaskus.us :
Meraih Keutamaan Ramadhan
Keutamaan Ramadhan
Keutamaan bulan Ramadhan ini telah dideskripsikan sendiri oleh Nabi saw dalam khutbah baginda, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibn Huzaimah dalam kitab Shahih-nya. Dalam khutbahnya, baginda menegaskan, bahwa Ramadhan adalah bulan yang agung dan penuh berkah. Di dalamnya terdapat satu malam yang nilai (amal shalih) di dalamnya lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa pada siang harinya sebagai sebuah kewajiban, dan menghidupkan malamnya sebagai perbuatan sunnah (tathawwu’). Siapa saja yang mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan satu kebaikan, maka nilainya sama dengan mengerjakan satu ibadah wajib pada bulan lain. Siapa saja yang mengerjakan satu perbuatan wajib, maka nilainya sama dengan mengerjakan tujupuluh kebaikan di bulan yang lain. Ramadhan juga bulan kesabaran, dan kesabaran itu balasannya surga. Ramadhan juga bulan tolong-menolong (ta’awun), di mana di dalamnya rezki seorang Mukmin akan bertambah. Siapa saja yang memberikan buka kepada orang yang berpuasa, maka itu akan menjadi maghfirah bagi dosa-dosanya, penyelamatnya dari api neraka dan ia memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa itu.
Karena itu, meski bulan Ramadhan ini tidak termasuk asyhurul hurum (bulan haram), tetapi bulan ini memiliki keutamaan yang tiada duanya. Di bulan ini, Allah SWT telah menurunkan al-Qur’an, sebagaimana dituturkan Allah dalam surat al-Baqarah: 185. Ayat pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. di Gua Hira’ adalah Iqra’, diturunkan pada tanggal 17 Ramadhan 13 SH (sebelum Hijrah) atau bulan Juli 610 M. Karena itu, bulan ini juga disebut syahr al-Qur’an (bulan al-Qur’an).
Bulan ini juga dijadikan oleh Allah SWT sebagai bulan puasa, dimana ummat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh di bulan tersebut. Karena itu, bulan ini juga disebut syahru as-shiyam. Allah pun menetapkan puasa dan al-Qur’an sebagai pemberi syafaat pada Hari Kiamat (HR Ahmad, at-Thabrani dan al-Hakim). Tidak hanya itu, malaikat pun akan memintakan ampunan untuk orang yang berpuasa selama berpuasa hingga berbuka. Dan, Allah pun memberikan ampunan untuk mereka di akhir malam bulan Ramadhan.
Di bulan ini, Allah telah menjadikan salah satu malamnya, sebagai Lailatu al-Qadar, yaitu satu malam yang nilainya lebih baik dibanding seribu bulan (Q.s. al-Qadar [97]: 1-5), tentu jika digunakan untuk melakukan amal shalih, seperti shalat, membaca al-Qur’an, dzikir dan sebagainya. Maka, satu perbuatan baik yang dilakukan di malam itu nilainya masih lebih baik ketimbang perbuatan yang sama dilakukan selama seribu bulan. Itulah malam Lailatu al-Qadar, yang hanya ada di bulan Ramadhan.
Nabi menuturkan, “Jika memasuki bulan Ramadhan, maka semua pintu langit dibuka, dan pintu-pintu neraka Jahannam ditutup, sementara syaitan dibelenggu.” (HR al-Bukhari, Muslim, an-Nasai dan Ibn Hibban). Tidak hanya itu, pahala perbuatan baik di bulan Ramadhan juga dilipatgandakan oleh Allah. Melakukan satu amalan sunnah, pahalanya sama dengan amalan fardhu di bulan lain. Melakukan satu amalan fardhu, nilainya dilipatgandakan menjadi 70 kali di bulan lain. Karena itu, Nabi menggunakan bulan ini untuk melipatgandakan amal shalih. Dalam riwayat Ibn ‘Abbas, dituturkan, bahwa Nabi adalah orang paling dermawan, dan lebih dermawan lagi ketika bulan Ramadhan, saat Jibril menemui baginda saw. untuk mengecek hapalan al-Qur’an baginda saw.
Wajar jika Nabi pun memerintahkan wanita kaum Anshar untuk pergi berumrah di bulan Ramadhan. Dituturkan dari Ibn ‘Abbas, Nabi pernah bersabda, “Jika tiba bulan Ramadhan, maka berumrahlan kamu, karena umrah di bulan itu sama pahalanya dengan haji.” Karena itu pula, para sahabat dan generasi kaum Muslim setelahnya menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai bulan jihad, selain karena perintah berjihad fi sabilillah itu diturunkan pada bulan Ramadhan, juga banyak sekali kemenangan yang ingin mereka raih di bulan suci ini, karena taqarrub mereka kepada Allah SWT.
Tercatatlah sejumlah peristiwa penting pada bulan Ramadhan. Tujuh belas bulan setelah Hijrah, Nabi mengirim detasemen Hamzah yang membawa bendera pertama yang diserahkan oleh baginda saw. Detasemen ini dikirim untuk menghadang rombongan kaum Quraisy yang datang dari Syam menuju ke Makkah. Perang Badar Kubra yang disebut dalam al-Qur’an sebagai Yaum al-Furqan (Hari Pembeda) meletus pada Hari Jum’at, 17 Ramadhan 2 H. Jumlah pasukan kaum Muslim saat itu hanya 313, terdiri dari 1 menunggang kuda, sisanya jalan kaki. Tercatat 14 di antara mereka sebagai syuhada’ Badr. Sementara pasukan kaum Kafir Quraisy berjumlah 1000 orang; 80 orang pasukan berkuda, sisanya jalan kaki; 70 orang gugur, 70 lainnya menjadi tawanan perang. Dalam peristiwa ini, pasukan kaum Muslim dibantu oleh 5000 malaikat (Q.s. Ali ‘Imran [03]: 125).
Di bulan suci ini pula, Rasulullah dan para sahabat berhasil menaklukkan kota Makkah, tepatnya pada bulan Ramadhan 8 H. Penaklukan kota Makkah ini juga disebut penaklukan agung (al-fath al-a’dham). Kaum Kafir Quraisy pun berbondong-bondong masuk Islam, termasuk Abu Sufyan dan para pemuka Kafir Quraisy. Pada saat itulah, turun perintah untuk menghancurkan berhala dari sekitar Ka’bah. Karena itu, bulan Ramadhan juga dikenal sebagai syahru al-jihad wa al-intishar (bulan Jihad dan Kemenangan).
Kiat-kiat Sukses Ramadhan
Inilah keutamaan bulan Ramadhan. Dengan mengetahui nilai dan keutamaan bulan Ramadhan ini, maka seorang Muslim yang sadar, tidak akan menyia-nyiakan sedikitpun kesempatan di bulan suci ini. Inilah kunci sukses meraih kemuliaan di bulan Ramadhan, yaitu mengerti nilai dan keutamaan bulan ini. Dengan begitu, dia tahu apa yang harus diraih. Sekedar contoh, jika 1 perbuatan wajib nilainya 70 kali perbuatan wajib di luar bulan Ramadhan, maka jika dikalkulasi dalam 1 hari ada 5 kali shalat dan 1 puasa, berarti 6 perbuatan wajib dikalikan 70, sama dengan 420. Dalam sehari saja, minimal seorang Muslim akan mendapatkan pahala setara dengan 420 perbuatan wajib di luar bulan Ramadhan. Jika nilai ini dikalikan 30 hari, maka dia akan mendapatkan 12,600 kali perbuatan wajib. Itu baru 6 kali perbuatan wajib, lalu bagaimana kalau dia berdakwah, yang nota bene hukumnya wajib? Pasti pahalanya lebih banyak lagi. Belum lagi kalau ditambah dengan perbuatan sunah.
Nah, kesadaran inilah yang harus dimiliki tiap Muslim, sehingga dia tidak akan menyia-nyiakan sedikitpun kesempatan emas di bulan suci ini. Lalu bagaimana kiat-kiat kita agar sukses meraih seluruh kemulian di bulan ini?
Pertama, selain menyadari kemuliaan bulan ini, dia harus menyadari bahwa sebagai manusia yang tidak bebas dari dosa (ma’shum), Ramadhan adalah kesempatan emas untuk meraih ampunan dan melipatgandakan amal shalih. Karena inilah bekal untuk menghadap Allah pada Hari Kiamat. Kesadaran ini harus tumbuh kokoh dalam diri kita, sebagai satu-satunya motivasi amal kita.
Kedua, untuk meraih semuanya tadi, setiap Muslim harus mempunyai program pribadi selama Ramadhan, antara lain:
1- Taubatan nashuha: Taubatan nashuha adalah taubat dengan melepaskan diri dari dosa, menyesalinya dan tidak mengulanginya kembali, diikuti dengan kesungguhan melakukan amal shalih yang dilandasi keimanan. Jika ada hak orang lain yang terkait dengan materi atau non-materi, maka harus segera dikembalikan, atau minta dihalalkan. Karena itu, taubat ini menjadi poin pertama, dan pondasi program-program berikutnya.
2- Menjaga pendengaran, lisan dan mata dari perkara yang diharamkan, baik di siang hari maupun di malam hari bulan Ramadhan.
3- Menjaga amalan-amalan sunah dan nafilah.
4- Menjaga shalat rawatib (5 waktu) berjamaah di masjid.
5- Berkeingan kuat untuk menjadi saksi adzan, iqamat, takbiratul ihram bersama imam, dan berdiri di baris terdepan.
6- Menjaga shalat Tarawih, shalat syaf’ (shalat 2-10 rakaat) sebelum witir, dan witir. Biasanya shalat Tarawih dilakukan 20 rakaat, atau 10 rakaat, kemudian dilanjutkan malam harinya dengan 2-10 rakaat, kemudian ditutup dengan witir 1 rakaat, atau 2-8 rakaat, kemudian witir 3 rakaat.
7- Menjaga qiyamullail.
8- Membaca minimal 1 juz tiap hari.
9- Menghapal sebagian ayat al-Qur’an tiap hari.
10- Menghapal satu hadits atau lebih tiap hari.
11- Silaturrahmi kepada kerabat.
12- Bergaul dengan kaum Muslim dan mengetahui keadaan mereka.
13- Dzikir dan mengingat Allah serta mensucikannya setiap waktu, disertai menjaga dzikir waktu Subuh dan petang.
14- Berinfaq suka rela dengan memberi makan satu atau lebih orang yang berpuasa tiap hari, meski hanya dengan satu buah kurma.
15- Mengutamakan bersedekah kepada fakir miskin atau orang yang membutuhkan setiap hari, meski dengan kadar yang paling minim sekalipun.
16- Menjaga shalat Dhuha setiap hari.
17- Melakukan shalat dua rakaat setelah berwudhu’.
18- Menghadiri majlis ilmu.
19- Mempelajari minimal satu bab fiqih setiap hari.
20- Membaca ringkasan Sirah Nabi dan Akidah.
21- Berusaha mendamaikan atau menyelesaikan urusan orang yang bermasalah.
22- Berdoa saat berbuka sebagaimana doa yang diajarkan Nabi.
23- Dermawan dan membantu orang lain..
24- Berdakwah kepada Allah, amar makruf dan nahi munkar..
25- Menolong kaum Muslim yang berjihad di manapun.
26- Menyegerakan buka, dan mengakhirkan sahur.
27- Berbakti kepada kedua orang tua, baik yang masih ada, maupun telah tiada.
28- Melakukan i’tikaf pada sepuluh terakhir di bulan Ramadhan.
29- Melaksanakan umrah, karena umrah di bulan Ramadhan sama sekali haji bersama Rasulullah saw.
30- Menjaga pelaksanaan shalat Idul Fitri bersama kaum Muslim.
31- Berpuasa 6 hari bulan Syawal, atau Ayyam al-Bidh.
Ketiga, meski telah dibuat program, namun dalam praktiknya, kadang-kadang program tersebut, karena satu dan lain hal, tidak berjalan sesuai dengan rencana. Untuk itu diperlukan langkah berikutnya, yaitu kesungguhan dalam menjalankan program-program yang telah dibuat. Jika sudah ada kesungguhan, tetapi masih tidak bisa berjalan karena ada prioritas pekerjaan lain, maka bisa dibuat substitusi, yaitu program pengganti, agar nilai yang ingin diraih melalui amal yang tidak bisa dijalankan tersebut bisa digantikan dengan yang lain.
Keempat, menjadikan malam hari, sebagai malam muhasabah (evaluasi) dan takhthith (perencanaan). Yang dievaluasi adalah apa yang telah dikerjakan dan diperoleh selama sehari, dan apa yang bisa dan harus diraihnya besok. Ini dilakukan setelah melaksanakan shalat syaf’i dan witir. Dengan begitu, dia akan menatap agenda harinya esok dengan mantap dan jelas, tanpa ragu. Untuk memudahkan evaluasi dan perencanaan, bisa dibuat daftar pengecekan yang berisi poin-poin aktivitas di atas.
Inilah beberapa kiat sukses untuk mendapatkan kemuliaan di bulan suci Ramadhan, agar tak satu pun kesempatan emas di dalamnya terbuang sia-sia.
Hukum-hukum Penting Seputar Ramadhan
Selain beberapa hukum seputar Ramadhan yang telah dijelaskan di atas, Imam al-Ghazali, dalam kitab Ihya’ Ulum ad-Din menjelaskan beberapa hukum penting seputar puasa Ramadhan:
1- Wajib: Dalam hal ini ada beberapa hukum yang harus dilaksanakan oleh seorang Muslim: (1) Memonitor datangnya awal Ramadhan dengan merukyat hilal. Ini hukumnya fardhu kifayah. Jika tidak menemukan hilal, maka hitungan bulan Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari. (2) Niat berpuasa Ramadhan, dan tempatnya di dalam hati. (3) Mencegah masukkan apapun ke dalam salah satu lubang di dalam tubuh secara sengaja, baik telinga, hidung, kemaluan maupun dubur. (4) Menahan diri dari berhubungan badan (jimak). (5) Menahan diri dari mengeluarkan sperma secara sengaja, baik berciuman maupun onani. (6) Tidak muntah dengan sengaja. Karena sengaja muntah bisa membatalkan puasa.
2- Sunnah: Adapun perkara yang disunnahkan adalah: (1) Mengakhirkan sahur. (2) Menyegerakan buka puasa, baik dengan kurma, atau air sebelum shalat Maghrib. (3) Dermawan di bulan Ramadhan. (4) Mengkaji dan mendalami al-Qur’an. (5) I’tikaf di masjid, terutama pada hari sepuluh terakhir di bulan Ramadhan, karena ini merupakan kebiasaan Rasulullah saw. Ketika memasuki hari sepuluh terakhir, baginda saw. banyak meninggalkan tempat tidur, mengencangkan sarung, bersungguh-sungguh dan memotivasi keluarganya untuk bersungguh-sungguh beribadah, karena di sana ada malam Lailatu al-Qadar. Baginda pun tidak keluar meninggalkan iktikaf, kecuali untuk melayani kebutuhan orang.
3- Mubtilat as-Shaum: Beberapa perkara yang bisa membatalkan puasa: (1) Makan, minum dengan sengaja. (2) Jimak dan mengeluarkan sperma dengan sengaja. (3) Haid dan nifas. (4) Sengaja muntah. (5) Memasukkan sesuatu dengan sengaja ke dalam salah satu lubang tubuh (mulut, hidung, telinga, kemaluan dan dubur). (6) Transfusi darah bagi orang sakit yang membutuhkan darah. (7) Bekam dan donor darah, karena ada hadits yang menyatakan, “Berbuka orang yang membekam dan dibekam.” (8) Infus cairan dalam tubuh untuk asupan makanan.
4- Mubahat: Perkara yang dibolehkan: (1) Siwak dan gosok gigi. (2) Mencicipi makanan, selama tidak masuk ke tenggorokan. (3) Menggunakan celak mata. (4) Infus cairan bukan untuk asupan makanan. Ini diperbolehkan, setidaknya menurut Ibn Taimiyyah. (5) Memeriksa darah, dengan mengambil sample darah, karena yang diambil hanya setetes atau dua tetes darah. (6) Muntah dengan tidak sengaja.
5- Udzur: Adapun udzur yang membolehkan seseorang untuk membatalkan puasanya, bisa dipilah menjadi tiga: (1) Udzur yang mewajibkan berbuka dan haram berpuasa. Jika berpuasa, malah tidak sah. Misalnya, haid dan nifas bagi wanita. Kepadanya diwajibkan mengganti puasanya. (2) Udzur yang dibolehkan tidak berpuasa, bahkan adakalanya wajib. Menurut pendapat Jumhur ulama, dia tidak wajib mengganti puasa, tetap wajib memberi makan fakir miskin. Misalnya orang yang sudah tua renta yang tidak mampu berpuasa dan orang sakit parah yang tidak ada harapan sembuh. (3) Udzur yang membolehkan tidak berpuasa, boleh jadi dalam kondisi tertentu wajib tidak berpuasa dan wajib mengganti, atau boleh berpuasa dan tidak, dan jika tidak berpuasa, maka wajib mengganti. Misalnya seperti orang sakit dan bepergian.
Ini beberapa hukum penting seputar puasa Ramadhan yang telah digariskan oleh Islam. (KH Hafidz Abdurrahman)




