Kecurangan UN, Potret Pendidikan Nasional
April 30, 2008
Ketua Komisi Pendidikan DPRD Jawa Tengan M. Iqbal Wibisono mengatakan, praktek kecurangan dalam ujian nasional bisa dilakukan oleh para pejabat dinas pendidikan. Sebab selama ini ada anggapan jika tingkat kelulusan siswa di suatu daerah rendah, maka daerah tersebut akan dianggap tidak maju. Sebaliknya, jika tingkat kelulusan tinggi maka daerah itu dianggap daerah yang maju. [TEMPO Interaktif, Senin, 21 April 2008]
Kasus kecurangan Ujian Nasional (UN) tampaknya merata di seluruh daerah. Forum Guru Garut (Fogar) menemukan kecurangan ujian yang diduga melibatkan Dinas Pendidikan Kab Garut. Menurut Ketua Fogar Dadang Johar, Jumat (25/4/2008), kecurangan dan kebocoran soal UN di Kab Garut terjadi dengan modus operandi yang lebih rapi dibandingkan tahun sebelumnya. [okezone.com, Jum'at, 25 April 2008]
Jakarta - Sedikitnya 26 guru, delapan kepala sekolah, dan 13 petugas tata usaha (TU) terlibat dalam kasus kecurangan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat. Mereka saat ini sudah ditahan oleh pihak berwajib, kata Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof Dr M Yunan Yusuf, kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (25/4) siang. [www.sinarharapan.co.id, Sabtu, 26 April 2008]
Liputan6.com, Medan: Sejumlah pengajar yang tergabung dalam Komunitas Air Mata Guru Medan melaporkan kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional di berbagai kabupaten dan kota di Sumatra Utara. Hasil temuan kecurangan ini dilaporkan kepada Gubernur Sumut.
Mungkin beberapa kutipan berita diatas hanyalah sebagian kasus Kecurangan UN yang terjadi pada Ujian Akhir Nasional (UN) 2008. Memang Ujian Akhir Nasional (UN) yang dilakukan pada minggu kemarin dapat menggambarkan betapa buruknya sistem pendidikan nasional kita. Dan yang lebih mengherankan lagi sebagian kasus itu dilakukan oleh praktisi pendidikan misalnya: guru-guru di sekolah yang bersangkutan ataupun tidak menutup kemungkinan oleh dinas pendidikan di suatu daerah karena ada anggapan apabila hasil Ujian Akhir Nasional (UN) di suatu daerah rendah maka pendidikan di daerah tersebut kurang maju.
Hingga saat ini, ada dua kemungkinan mereka melakukan “tugas kotor” tersebut. Pertama, mereka melakukan untuk dibisniskan. Mereka menjual soal-soal Ujian Akhir Nasional (UN) kepada siswa dengan harga yang menggiurkan. Dan kedua, mereka melakukan itu karena mereka ingin semua siswa mereka dapat lulus Ujian Akhir Nasional (UN) karena mereka tidak mau melihat siswanya sedih hanya karena tidak lulus Ujian Akhir Nasional (UN). Seperti yang diberitakan pada salah satu SMA di daerah Medan tentang kasus kecurangan pada Ujian Akhir Nasional (UN), para guru sengaja membenarkan jawaban para murid karena mereka tidak mau melihat orang tua siswa bersedih akibat anak mereka tidak lulus Ujian Akhir Nasional (UN). Para guru itu juga menyalahkan pemerintah yang dianggap tidak adil karena dalam Ujian Akhir Nasional (UN) tersebut, ada pelajaran Bahasa Inggris yang ikut diujikan. Para guru itu menyebutkan jika untuk SMA di kota-kota besar mungkin tidak begitu mengkhawatirkan dengan mengujikan Bahasa Inggris karena banyak siswa-siswa yang dapat mengikuti les bahasa Inggris. Akan tetapi, untuk siswa mereka yang rata-rata orang tuanya hanyalah bekerja sebagai petani, bersekolah saja sudah bersyukur, apalagi untuk mengikuti les. Mungkin cukup membingungkan jika kecurangan Ujian Akhir Nasional (UN) disebabkan pada alasan kedua. Di satu sisi, mereka melakukannya karena dengan niat mulia, tetapi di satu sisi, mereka sama saja menghancurkan definisi pendidikan itu sendiri. Padahal mereka adalah salah satu orang yang berperan besar terhadap pendidikan di Indonesia. Lalu, siapa yang disalahkan dan apa yang harus kita lakukan?
Apakah pendidikan di Indonesia hanya seperti ini. Lalu bagaimana bisa kita mengejar pendidikan negara-negara maju jika dari pendidikan SMA saja sudah seperti ini. Kapankan Indonesia bisa menemukan sistem pendidikan yang memang benar-benar baik? Mungkin itulah tugas-tugas kita sebagai genarasi muda untuk memajukan negara ini. Begitu banyak “lubang-lubang” yang harus kita tambal untuk memajukan negara ini. Dan salah satunya adalah memperbaiki sistem pendidikan nasional, karena pendidikan adalah syarat bangkitnya suatu negara.
sumber:
http://gringo1988.wordpress.com/2008/04/30/kebobrokan-pendidikan-di-indonesia/
Ekonomi Islam
April 25, 2008
:: Aturan-Aturan Permainan Ekonomi Islam
Allah telah menetapkan batas-batas tertentu terhadap perilaku manusia sehingga menguntungkan individu tanpa mengorbankan hak-hak individu lainnya. Perilaku mereka yang ditetapkan dalam Hukum Allah (Syariah) harus diawasi oleh masyarakat secar keseluruhan, berdasarkan aturan Islam.
:: Etika Konsumsi dalam Islam
Konsumsi berlebih-lebihan, yang merupakan ciri khas masyarakat yang tidak mengenal Tuhan, dikutuk dalam Islam dan disebut dengan istilah israf (pemborosan) atau tabzir (menghambur-hamburkan uang/harta tanpa guna).
:: Kebebasan Ekonomik
Kebebasan ekonomik adalah tiang pertama dalam struktur pasaar Islami, yang didasarkan atas ajaran-ajaran fundamental Islam, diantaranya prinsip tanggung jawab dan kebebasan.
:: Kerjasama
Baik dalam masalah-masalah spiritual, urusan-urusan ekonomik atau kegiatan sosial, Nabi Muhammad SAW, menekankan kerjasama diantara umat Muslim sebagai landasan masyarakat Islam dan merupakan inti penampilannya.
:: Konsep Harta
Tidak ada sedikit pun diantara yang Kami punyai (yakni harta dan penghasilan) benar-benar jadi milikmu kecuali yang kamu makan dan gunakan habis, yang kamu pakai dan kamu tanggalkan, dan yang kamu belanjakan untuk kepentingan bersedekah, yang imbalan pahalanya kamu simpan untukmu (dituturkan oleh Muslim dan Ahmad).
:: Konsep Islam tentang Barang
Al Quran senantiasa menyebut barang-barang yang dapat dikonsumsi dengan menggunakan istilah-istilah yang mengaitkan nilai-nilai moral dan ideologik terhadap keduanya, yaitu istilah at-tayyibat dan ar-rizq.
:: Skala Waktu Perilaku Konsumen
Adanya hari kiamat dan kehidupan di akhirat membuat kita harus memaksimalkan waktu yang dimiliki dengan berbuat yang terbaik untuk kehidupan dunia, tetapi dengan itu kita juga memiliki pondasi yang kokoh untuk kehidupan akhirat.
:: Konsep Keberhasilan
Mencari kemajuan di bidang ekonomik tidaklah bertentangan dengan pandangan islam. Berbagai jalan dapat ditempuh, salah satunya dengan konsep-konsep keberhasilan yang terkait dengan nilai-nilai moral.
:: Metodologi Ekonomi Islam
Setiap sistem ekonomi pasti didasarkan atas ideologi yang memberikan landasan dan tujuannya, di satu pihak, dan aksioma-aksioma serta prinsip-prinsipnya, di lain pihak.
http://www.infogue.com/
http://www.infogue.com/terbaru/
http://sahabat88.wordpress.com/
http://sahabat88.wordpress.com/category/ekonomi/
rakyat indonesia mati kelaparan di lumbung padi. kenapa…?
April 25, 2008

Pepatah “gemah ripah loh jinawi”? Terjemahan bebas dari pepatah ini adalah “negara yang subur, makmur dan sejahtera”. Banyak orang yang mengatakan Indonesia adalah negara yang gemah ripah loh jinawi; lautannya berbentuk kolam susu, sementara tongkat, kayu dan batu adalah tanamannya. Hmm, mari kita tengok faktanya.
realitas sumber daya alam indonesia cukup memadai jika menginginkan indonesia menjadi negeri yang makmur. memiliki 86,9 miliar barel cadangan minyak bumi, sedangkan yang terkategori proven adalah setara 9 miliar barel. Negeri ini merupakan salah satu dari 10 produsen gas alam terbesar dunia dengan? cadangan terbukti dan potensial sekitar 170 triliun-180 triliun kaki kubik. Selain itu, cadangan batu bara diperkirakan 50 miliar ton (sekitar 3% potensi dunia). Cadangan ini diperkirakan dapat digunakan hingga sedikitnya 150 tahun mendatang
dengan SDA yg menumpuk itu…kenapa rakyat indonesia tidak merasakan cipratannya sedikitpun? dengan kenaikan sejumlah kebutuhan pokok yg dipicu kenaikan harga bbm, tidaklah rasional. karena rakyat sebagai pemilik SDA diperlakukan sama seperti konsumen luar negeri. dengan demikian meningkatnya kasus putus sekolah, gizi buruk di mana-mana, tingkat kriminalitas yg semakin naik tajam, dll. sebagai bukti bahwa rakyat indonesia seperti ayam yg mati di lumbung padi.
koreksi
jika kita bertanya siapa yang bersalah? maka jawabnya kita perbaiki bersama-sama.
kebijakan keliru sejak awal adalah ketika SDA indonesia diserahkan kepada pemodal asing dengan tidak digarap sendiri oleh pemerintah. dengan alasan sdm indonesia tidak mampu mengelola sendiri, itu merupakan kebohongan terbesar yg diwariskan oleh orde baru dan dipelihara sampai reformasi ini.
lulusan kampus yg menyandang s1 sampai s2 ataupun s3 di indonesia tidaklah diragukan kompetensi dan kuantitasnya. lulusan universitas indonesia, ITB, brawijaya dan yg lainnya menunggu pengabdian kepada rakyat agar keahlian mereka teraplikasikan secara riil di tengah masyarakat.
dengan penguasaan perusahan asing terhdp SDA rakyat, maka wajar jika rakya t diposisikan sebagai konsumen bukan lagi sebagai pemilik sah hasi SDA tersebut.akibatnya harga pasaran dunia sebagai patokan. banyak contoh negara2 amerika latin yg sukses mengelola sda dengan penguasaan mandiri terhadap pengelolaan SDAnya. seperti venezuela dan kuba.
saya tidak menyarankan negeri kita menganut sistem sosialis, tetapi perlu kita luruskan sistem di negeri ini . bahkan kalo perlu dirombak spy rakyat merasakan kebahagiaan hidup di negeri sendiri, bukan sebagai kacung di rumah sendiri.
terima kasih.
referensi
“World energi resources and Consumption,” Wikipedia-the free ensiklopedia.
pertamina.com
Tempo Interaktif.com – Panitia Anggaran DPR setujui RAPBN Perubahan tahun 2007.
dari:
http://www.infogue.com/
http://www.infogue.com/terbaru/
http://sahabat88.wordpress.com/
http://sahabat88.wordpress.com/2008/04/07/rakyat-indonesia-mati-kelaparan-di-lumbung-padi-kenapa/
Zidane akan Eksibisi di Australia
April 25, 2008
Melbourne (ANTARA News) - Mantan Pemain Terbaik Dunia Zinedine Zidane akan bermain sepak bola lagi dalam pertandingan eksibisi di Australia pada 1 Juni, menurut harian Sydney Morning Herald.
Playmaker Prancis itu pensiun dari sepak bola setelah ia mendapat kartu merah akibat menanduk bek Italia Marco Materazzi pada final Piala Dunia 2006 di Berlin. Italia menang melalui adu penalti.
“Ide itu datang dari anak saya yang berusia delapan tahun Brooklyn. Ia berkata `kenapa tidak kita datangkan Zizou (sapaan akrab Zidane) ke Sydney?” kata penyelenggara pertandingan Alain Barataud dalam situs web Herald (www.smh.com.au), Minggu.
“Saya mengejar Zidane selama 18 bulan. Ia telah berkata `ya` sejak awal tetapi butuh waktu lama untuk menentukan tanggalnya,” jelasnya.
Mantan pemain Real Madrid dan Juventus itu akan tiba di Sydney pada 31 Mei setelah melakukan pertandingan amal di Kaledonia Baru, tulis suratkabar itu.
Badan sepak bola dunia FIFA akan mengadakan kongres di Sydney pada 29-30 Mei dan Barataud mengatakan ia berharap kedatangan Zidane akan menambah peluang Australia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018.
“Kami juga akan mengajak Zizou berkeliling Sydney sehingga ia akan tahu bagaimana rasanya jika Piala Dunia diadakan di sini,” ujar Barataud.
“Saya akan sangat bahagia jika akhirnya Zidane mendukung pencalonan Australia untuk 2018,” imbuhnya.
Pertandingan eksibisi itu tidak akan diikuti anggota “Socceroos” –julukan tim nasional Australia– karena mereka akan melangsungkan kualifikasi Piala Dunia 2010 melawan Irak di Brisbane pada hari yang sama, Reuters melaporkan.(*)
http://sahabat88.wordpress.com/
http://sahabat88.wordpress.com/category/berita/
http://sahabat88.wordpress.com/2008/04/07/zidane-akan-eksibisi-di-australia/
Awas blogger bisa kena penyakit internet
April 25, 2008
Dr Jerald Block dari American Journal of Psychiatry menuliskan dalam penelitiannya bahwa para pecandu internet memenuhi kriteria untuk dianggap memiliki gangguan kejiwaan. Menurutnya, kecanduan internet memiliki cakupan tiga hal: kecanduan judi, kecanduan pornografi, dan kecanduan komunikasi lewat teks atau chatting. Jenis kecanduan ini memiliki 4 komponen, yaitu kecanduan, penarikan diri, toleransi pada teknologi, dan adanya efek samping.
Para pecandu internet ini memiliki toleransi pada teknologi yang membuat mereka ingin selalu memiliki teknologi terbaru baik itu perangkat lunak maupun perangkat keras. Sedangkan sebagai efek samping, para pecandu ini akan terasing secara sosial dan mengalami tingkat kepenatan yang tinggi akibat duduk di depan komputer yang terlalu lama.
Di Korea Selatan diperkirakan ada sekitar 210.000 anak muda yang mengalami kecanduan internet dan memerlukan bantuan medis. Sekitar 80 persen dari angka itu memerlukan perawatan psikotropika dan sekitar 20 persen bahkan harus dibawa ke rumah sakit. Wah.. bahayakan.
Untuk para sahabat blogger…
Dengan melihat fakta dari penelitian dan kasus di beberapa negara maju, lebih baik kita bertambah hati-hati dalam memelihara hoby ataupun hasrat kita untuk ngeblog. Bukannya saya menggurui, tetapi sebaiknya kita ambil hikmah dari beberapa contoh kasus diatas.
Beberapa tips untuk terhindar dari penyakit internet:
- Jadikan keimanan kepada Allah sebagai poros kehidupan. hal ini sangat berperan untuk menentukan kesuksesan dan kedamaian dalam hidup, agar kita tidak gampang terhinggapi stres.
- Jadwalkanlah waktu kita untuk ngeblog dan aktivitas kita yang lain, kalau bisa yang detail dan rapi.
- Jauhi yang namanya situs berbau judi dan porno, karena nggak bermanfaat sama sekali.
- Bina hubungan dengan linkungan sekitar dengan baik. jangan sampai kita kebeblasan larut di dunia maya.
- Bikinlah agenda untuk refreshing seperti tamasya, piknik atau jalan-jalan di tempat yang segar dan alami. Agar pikiran kita tidak penat dan suntek.
Semoga bermanfaat. see you..
http://sahabat88.wordpress.com/
http://sahabat88.wordpress.com/category/kesehatan/
http://sahabat88.wordpress.com/2008/04/04/saatnya-memperhatikan-kesehatan-wanita-usia-menopause/
Saatnya Memperhatikan Kesehatan Wanita Usia Menopause
April 25, 2008
Oleh: Albiner Siagian*
Walaupun wanita, umumnya, memiliki umur harapan hidup (UHH) lebih tinggi daripada pria, mereka menghadapi masalah kesehatan yang lebih rumit. Secara kodrati, wanita mengalami fase perubahan fisiologis yang berbeda dengan yang dialami pria. Mengawali masa remajanya, wanita mulai mengalami menstruasi yang kemudian, secara normal, terjadi setiap bulan selama masa usia reproduktif. Selanjutnya, mereka akan menjalani masa hamil dan menyusui yang melelahkan. Fase ini diakhiri dengan datangnya masa menopause yang umumnya mulai terjadi pada usia 45 tahun.
Masa menopause memiliki konsekuensi kesehatan yang serius. Penyebabnya, antara lain, adalah berhentinya produksi estrogen. Menurunnya daya tahan tubuh, seiring dengan bertambahnya usia, juga memperberat masalah kesehatan wanita usia menopause.
Masalah utama kesehataan pada masa menopause adalah penyakit jantung dan stroke. Pada tahun 2000, penyakit jantung menduduki urutan pertama penyebab kematian wanita di Amerika Serikat (366.000 kasus). Tempat kedua diduduki oleh stroke (103.000 kasus). Kebanyakan kasus tersebut terjadi pada usia menopause. Angka ini jauh di atas angka kematian yang disebabkan oleh kanker payudara yang hanya 42.000 kasus.
Walaupun angka tersebut tidak secara tepat menggambarkan penyakit penyebab kematian wanita di Indonesia, namun kecenderungan ke arah itu sudah mulai terlihat. Data prevalensi obesitas¾salah satu faktor risiko penyakit jantung dan stroke¾pada wanita memperkuat perkiraan tersebut. Hasil pantauan masalah gizi lebih pada dewasa yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan tahun 1997 menunujukkan prevalensi obesitas pada orang dewasa adalah 2,5% dan 5,9% masing-masing untuk pria dan wanita. Prevalensi obesitas tertinggi terjadi pada kelompok wanita berumur 45 tahun ke atas (9,2%). Saat ini, diperkirakan lebih dari 6 juta wanita dewasa Indonesia menderita obesitas.
Memasuki Masa Menopause
Pada usia reproduktif, indung telur (ovary) wanita mengandung 200.000-400.000 kantong kecil (follicle) yang berisi bahan-bahan yang diperlukan untuk membentuk sel telur matang (ova). Indung telur juga menghasilkan dua jenis hormon utama, yaitu estrogen dan progesteron. Kemampuan indung telur menghasilkan follicle dan hormon menurun dengan bertambahnya usia. Menopause terjadi apabila pembentukan sel telur pada follicle telah dihentikan. Menopause juga ditandai dengan berhentinya sekresi estrogen dan progesteron.
Walaupun sekresi estrogen sudah berhenti, indung telur masih bisa menghasilkan testosteron dalam jumlah kecil yang dapat diubah menjadi estrogen. Namun, jumlah estrogen yang dihasilkan ini jauh dari jumlah estrogen yang dibutuhkan untuk membina kesehatan yang baik pada masa menopause.
Estrogen diketahui berperan melindungi wanita dari penyakit jantung dan stroke. Penghentian produksi hormon estrogen berdampak pada meningkatnya risiko penyakit ini. Pada awalnya (pada usia muda), wanita memiliki risiko yang lebih kecil untuk menderita penyakit kardiovaskular daripada pria. Namun, setelah masa menopause, risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular menjadi sama antara pria dan wanita. Hilangnya estrogen dipercaya sebagai salah satu penyebab utamanya.
Peran pelindungan oleh estrogen dapat dijelaskan sebagai berikut. Kira-kira dua tahun sebelum masa menopause, produksi estrogen mulai menurun. Akibatnya adalah kadar LDL-cholesterol (kolesterol ‘jahat’) mulai meningkat, sementara kadar HDL-cholesterol (kolesterol ‘baik’) menurun. Kadar LDL-cholesterol tinggi dan kadar HDL-cholesterol rendah merupakan indikator meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke.
Pembuluh darah dapat dianalogikan dengan pipa pembuangan air dan limbah di perkotaan. Jika pipanya sempit, pampat, atau rapuh, air dan limbah yang mengalir akan tersendat atau bahkan berhenti. Pada pipa yang dindingnya rapuh, tekanan air yang besar akan berakibat pada jebolnya dinding pipa. Demikian juga halnya dengan pembuluh darah. Aliran darah akan terhambat apabila pembuluh darah sempit atau pampat. Stroke terjadi apabila pembuluh darah di otak pecah akibat pampat atau dindingnya rapuh.
Estrogen memiliki efek memperlebar dan menghaluskan pembuluh darah bagian dalam serta melenturkannya. Akibatnya adalah aliran darah lancar dan tekananya turun. Estrogen mempengaruhi faktor penggumpalan darah di hati. Hal ini akan mengurangi kekentalan darah dan meningkatkan fibrinolisis, suatu proses alami untuk memecah gumpalan darah. Selain itu, estrogen diketahui tidak hanya sekadar hormon tetapi juga sebagai anti-oksidan yang membersihkan radikal bebas perusak arteri.
Faktor Risiko
Terdapat dua golongan besar faktor risiko penyakit jantung dan stroke, yaitu faktor yang tidak dapat diubah dan yang dapat diubah. Faktor risiko yang tidak dapat diubah meliputi usia, riwayat keluarga, jenis kelamin, dan ras. Sedangkan faktor risiko yang dapat diubah adalah rokok, kadar kolesterol dan lemak darah, tekanan darah, aktivitas fisik, obesitas, dan diabetes melitus.
Kebiasaan merokok akan berdampak pada meningkatnya risiko menderita penyakit jantung dan stroke. Sementara itu, kadar kolesterol, terutama LDL-cholesterol, darah merupakan faktor utama penyebab penyakit jantung dan meningkatnya risiko mengalami stroke. Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa kadar HDL-cholesterol yang rendah akan lebih berisiko pada wanita dibandingkan pada pria. Faktor risiko utama yang lain adalah tekanan darah yang tinggi. Wanita berpeluang mengalami peningkatan tekanan darah tinggi jika bobot badannya 10 kg atau lebih di atas bobot badan normalnya.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidak aktif berisiko menderita penyakit jantung 2 kali lebih tinggi daripada risiko pada orang yang aktif. Sementara itu, bobot badan yang jauh di atas normal, terutama jika timbunan lemak berada di sekitar pinggang (apple-shape), akan meningkatkan masalah kesehatan, yaitu tekanan darah tinggi, kadar kolesterol darah yang tinggi, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Wanita yang menderita diabetes berisiko terkena serangan jantung 3-7 kali lebih tinggi daripada risiko pada wanita sebayanya yang tidak menderita diabetes.
Faktor lain yang juga diketahui berkontribusi pada meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular pada wanita adalah penggunaan pil kontrasepsi tertentu, konsumsi alkohol, dan faktor psiskososial (stress). Diduga stress meningkatkan faktor risiko lain seperti tekanan darah dan konsumsi rokok atau alkohol sebagai kompensasi dari perasaan tertekan.
Bagaimana menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke pada wanita? Karena faktor risiko yang dapat diubah, semuanya, berkaitan dengan gaya hidup, maka jawabannya adalah perbaikan gaya hidup. Ungkapan bijak ‘SEHAT’ (Seimbangkan gizi, Enyahkan rokok, Hindari stress, Awasi tekanan darah, dan Teratur olah raga) merupakan petunjuk praktis untuk pola hidup sehat. “Anda lebih baik memiliki seekor anjing untuk diajak jalan-jalan sore daripada memiliki seekor kucing untuk teman bercanda di atas sofa!”
Duapuluh Lima Tahun yang Menyenangkan
Saat ini, UHH wanita Indonesia adalah 67 tahun. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan UHH orang Indonesia adalah 75 tahun pada tahun 2025. Hal ini berarti wanita memiliki kesempatan untuk hidup rata-rata 25 tahun lagi sejak awal masa menopause. Berbagai upaya perlu dilakukan agar waktu yang cukup lama itu dijalani dengan semenyenangkan mungkin.
Sejaiuh ini, perhatian pemerintah pada masalah kesehatan wanita usia menopause masih belum seserius pada masalah kesehatan pada kelompok umur lain, seperti kesehatan ibu hamil atau ibu menyusui. Karena tingkat pendapatan masyarakat makin meningkat¾yang berdampak pada perubahan gaya hidup¾dan meningkatnya umur harapan hidup, sudah saatnya perhatian besar diberikan pada masalah kesehatan wanita usia menopause, misalnya dengan mendirikan pusat-pusat layanan kesehatan wanita usia lanjut. Kebijakan otonomi daerah memberi kesempatan kepada setiap daerah untuk mengembangkan bentuk pelayanan kesehatan bagi wanita menopause.
Masyarakat juga dapat berperan menurunkan angka penyakit jantung dan stroke pada wanita melalui berbagai upaya, misalnya kampanye wanita tanpa rokok atau menggiatkan olah raga. Memeriksakan kesehatan secara teratur, memperbaiki pola makan (mengonsumsi pangan yang beraneka ragam dan seimbang) termasuk memilih dan menggunakan lemak secara tepat adalah upaya lain yang sangat berperan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Semuanya itu bertujuan untuk membuat masa menopause menjadi ‘masa 25 tahun yang menyenangkan’.
* Pengajar pada Bagian Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat USU; peserta program Doktor bidang Gizi Masyarakat IPB
http://sahabat88.wordpress.com/
http://sahabat88.wordpress.com/category/kesehatan/
http://sahabat88.wordpress.com/2008/04/04/saatnya-memperhatikan-kesehatan-wanita-usia-menopause/
Obat tradisional untuk sakit mata
April 25, 2008
Anda pasti tidak ingin seperti Tobi-kan? Sampai ribuan kalipun diobati matanya pasti tetap merah. Hehehe….
Daya tahan tubuh sangat mempengaruhi mata dalam menghalau penyakit-penyakit yang menyerangnya. Daya tahan tubuh bagus, biasanya mata selalu selamat. Satu lagi, sering-sering cuci tangan dan yang paling penting jangan ucek mata/sentuh mata biar sebentar saja.
Bila mata gatal karena kelilipan, pejamkan saja mata, tahan sebentar sampai air matanya keluar, biasanya debu/benda kecil yang masuk akan keluar sendiri bersama air mata tsb. Sakit mata itu katanya lagi menular lewat cairan. Jika bersalaman dengan orang sakit mata, berikan segera tangan sebelum beraktivitas yang lain.
Tidak ada salahnya bila kita mencoba obat tradisional jika mengalami sakit mata. Cobalah tops berikut:
Petik secukupnya beberapa lembar daun sirih.
Kemudian rendam daun sirih dalam air panas.
Tunggu sampai rendaman sampai hangat ataupun dingin.
Celupkan mata anda ke dalam rendaman beberapa kali.
Semoga bermanfaat.
http://sahabat88.wordpress.com/
http://sahabat88.wordpress.com/category/kesehatan/
http://sahabat88.wordpress.com/2008/04/15/obat-tradisional-untuk-sakit-mata/
Bisnis ternak sapi potong tetap menguntungkan
April 25, 2008
Usaha peternakan sapi potong pada saat ini masih tetap menguntungkan. Pasalnya, permintaan pasar terus memperlihatkan peningkatan. Termasuk di pasar ekspor seperti ke Malaysia. Di negara jiran itu permintaan cenderung meningkat yang dipicu oleh bergesernya tradisi memotong kambing ke tradisi memotong sapi atau kerbau pada saat perhelatan keluarga atau perayaan lainnya.
Indonesia dengan jumlah penduduk di atas 220 juta jiwa membutuhkan pasok daging yang besar. Peternakan domestik belum mampu memenuhi permintaan daging dari warganya. Timpangnya antara pasokan dan permintaan, ternyata masih tinggi.
Tidak mengherankan, lembaga yang memiliki otoritas tertinggi dalam hal pertanian termasuk peternakan, Deptan, mengakui masalah utama usaha sapi potong di Indonesia terletak pada suplai yang selalu mengalami kekurangan setiap tahunnya.
Sementara laju pertumbuhan konsumsi dan pertambahan penduduk tidak mampu diimbangi oleh laju peningkatan populasi sapi potong dan pada gilirannya memaksa Indonesai selalu melakukan impor baik dalam bentuk sapi hidup maupun daging dan jeroan sapi.
Menurut data Susenas (2002) yang dikeluarkan BPS, memperlihatkan konsumsi daging sapi dan jeroan masyarakat Indonesia sebesar 2,14 kg/kap/tahun. Konsumsi tersebut sudah memperhiutngkan konsumsi daging dalam bentuk olahan seperti sosis, daging kaleng dan dendeng.
| Asumsi | |
| * | Penduduk tahun sebesar 206,3 juta dengan tingkat pertumbuhan sebesar 1,49% per tahun |
| * | Populasi sapi lokal sebesar 11,6 juta ekor dengan tingkat pertumbuhan sebesar 14% per tahun. |
| * | Konsumsi daging sebesar 1,72 kg/kapita/tahun dengan peningkatan sebesar 0,1 kg/kapita/tahun. |
| * | Produksi daging sapi sebesar 350,7 ribu ton. |
| Proyeksi kebutuhan daging | ||
| * Th 2000 | - | Penduduk 206 juta orang |
| - | Konsumsi 1,72 kg/kapita/tahun | |
| - | Produksi daging 350,7 ribu ton/tahun | |
| - | Pemotongan sapi 1,75 juta ekor/tahun | |
| * Th 2010 | - | Penduduk 242, 4 juta orang |
| - | Konsumsi 2,72 kg/kapita/tahun | |
| - | Produksi daging 654,4 ribu ton/tahun | |
| - | Pemotongan sapi 3,3 juta ekor/tahun (naik 88,6%) | |
| * Th 2020 | - | Penduduk 281 juta orang |
| - | Konsumsi 3,72 kg/kapita/tahun | |
| - | Produksi dagiing 1,04 juta ton/tahun | |
| - | Pemotongan sapi 5,2 juta ekor/tahun (naik 197%) | |
Sumber : Apfindo
Dengan kondisi tersebut diperkirakan keadaan populasi 2009 hanya mampu memasok 80% dari total kebutuhan dalam negeri. Keadaan tersebut tentu sangat menghawatirkan karena suatu saat akan terjadi dimana kebutuhan daging sapi dalam negeri sangat tergantung kepada impor. Dengan demikian ketergantungan tersebut tentu akan mempengaruhi harga sapi lokal (datinnak).
Konono, menurut analisa Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (Apfindo), populasi sapi lokal Indonesoia, cenderung semakin menurun tanpa ada subtitusi dari impor sapi bakalan. Contoh pada 1997, populasi sapi lokal sebesar 11,9 juta ekor menjadi 11 juta ekor (8,2%) pada 2000 dikarenakan impor sapi bakalan terganggu krisis.
Semakin sulitnya sapi lokal memenuhi kebutuhan daging pada hari-hari besar keagamaan (Idul Fitri, Natal, dan tahun baru), tanpa dibantu oleh sapi impor (kasus 2001). Dan tiap provinsi sumber ternak mulai khawatir terhadap pupolasi sapi di daerahnya (Sulawesi Selatan, NTT, NTB, Jateng dan Jatim).
Kemudian adanya pemotongan sapi betina produktif. Pemerintah tidak mempunyai kewenangan apapun untuk mencegah sapi betina produktif untuk dipotong. Disinyalir 20%-30% dari jumlah sapi lokal yang dipotong adalah betia produktif.
Belum lagi akibat soal kualitas sapi lokal. Semakin menurun dengan terjadinya in-breeding diantara sapi lokal sehingga berat hidu psapi lokal semakin menurun (rata-rata 300 kg). Program cross breeding yang dilakukan selama ini tidak mengakibatkan peningkatan kualitas sapi lokal karena keterunannya (F-1) terus dipotong, bukan untuk dikembangbiakan kembali.
Kondisi itu, dengan sendirinya, membuat Indonesia harus mampu mendorong pertumbuhan produksi sapi sekaligus daging sapi. Arena kebutuhan daging sapi yang semakin meningkat, jika tidak disertai pertumbuhan populasi, mengakibatkan semakin banyaknya sapi lokal yang diptong termasuk sapi betina, sehingga jika tidak waspada Indonesia akan masuk dalam food trap. Di mana ketergantungan akan impor akan semakin besar dan pada akhirnya akan 100% tergantung impor.
Itu sebabnya, bisnis ternak sapi potong, menjadi salah satu lahan usaha yang prospektif. Salah satu contoh kasus di Provinsi Sumatra Barat. Saat ini, di provinsi itu, diyakini pertumbuhan komsumsi atas daging ternak sapi terus memperlihatkan trend meningkat namun belum mampu dipenuhi oleh produksi daging nasional.
Apalagi, produksi daging dari ternak sapi potong di Sumbar, berpotensi untuk diekspor ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura karena permintaan daging di kedua negara tersebut cenderung meningkat.
Peluang ekspor daging sapi ke Malaysia sangat terbuka karena permintaan di negara jiran itu cenderung meningkat. Hal itu dipicu oleh bergesernya tradisi memotong kambing kepada tradisi memotong sapi atau kerbau pada saat perhelatan keluarga atau perayaan lainnya.
Bahkan, kenadti kebutuhan konsumsi daging sapi di Provinsi Sumbar sudah terpenuhi, budi daya ternak sapi potong di daerah ini tetap membaik karena hanya untuk memenuhi atau mengisi pangsa pasar daerah lainnya seperti Jambi, Riau dan Riau Kepulauan.
Target produksi daging tersebut mengacu kepada target hasil kesepakatan Widya Karya Pangan dan Gizi 10 KG per kapita per tahun (27,5% x daging sapi).
Dengan demikian, impor daging ke Sumbar tidak diperlukan lagi, sebaliknya Sumbar bersiap-siap untuk melakukan ekspor daging sapi ke sejumlah negara di Asia Tenggara.
Tahun lalu, Sumbar ditargetkan mampu memproduksi sedikitnya 12 juta kg daging sapi dengan populasi sapi potong sekitar 623.520 ekor.
Jumlah itu diperuntukkan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan komsumsi daging masyarakat daerah ini yang diperkirakan belum mencapai 10 juta kg per tahun.
Skala rumah tangga
Banyak sistem yang biasa digunakan untuk mengembangkan ternak sapi potong. Salah satu sistem yang paling dikenal adalah sistem kandang dalam lembaga yang berbadan hukum resmi seperti koperasi.
Sistem ini termasuk sistem berskala besar karena jumlah sapi yang dibudidayakan bisa mencapai ratusan ekor, selain keuntungan yang diperoleh dari aplikasi sistem ini jauh lebih besar.
Tapi, boleh juga seperti yang dilakukan di Sumbar. Saat ini di provinsi itu, mulai berkembang sistem lain yakni ternak sapi potong berskala rumah tangga yang menggunakan cara konvensional sehingga memudahkan sebuah rumah tangga mengembangkan usaha ternak sapi potong ini.
Sistem ini dikembangkan karena ternak sapi potong dipandang sebagai bentuk usaha yang dapat memberikan tambahan pendapatan kepada para peternak kecil skala rumah tangga tersebut sekaligus mengangkat masyarakat ekonomi lemah.
Ternak sapi potong berskala rumah tangga tersebut sangat ekonomis, baik dari sisi biaya pemeliharaan maupun biaya pembuatan kandang. Karena berskala kecil, pembuatan kandang biasanya berbentuk tunggal.
Tapi hal teknis lainnya seperti ukuran kandang untuk seekor sapi tidak jauh berbeda dengan ukuran kandang untuk penggemukan sapi komersil dalam skala besar.
Ukuran kandang untuk seekor sapi jantan dewasa 1,5×2 meter atau 2,5×2 meter. Sedangkan untuk sapi betina dewasa 1,8×2 meter dan anak sapi 1,5×1 meter dengan tinggi 2-2,5 meter.
Sistem budi daya ternak sapi berskala rumah tangga ini sudah diterapkan di Kota Sawahlunto, Sumbar sejak 2003. Di mata Pemkot Sawahlunto penerapan sistem ini mampu mendorong pendapatan sebuah rumah tangga hingga berlipat.
Itu sebabnya, Pemkot Sawahlunto, mendorong usaha itu. Wali Kota Sawahlunto, Amran Nur mengatakan pihaknya termotivasi untuk mengembangkan sapi potong kepada para peternak kecil berskala rumah tangga karena mampu memberikan tambahan pendapatan kepada pengusaha kecil di daerahnya.
Namun, menurut dia, agar proses penggemukan berhasil, peternak diberikan bimbingan bagaimana mengenal tipe sapi potong, memilih bibit dengan benar, mencari lokasi yang memenuhi syarat, penyiapan sarana dan proses pemeliharaan yang baik.
Seperti yang lazim diketahui, jenis-jenis sapi potong yang terdapat di Indonesia saat ini merupakan sapi asli Indonesia dan sapi impor. Dari jenis sapi potong tersebut, masing-masing memiliki sifat dan ciri khas baik dilihat dari bentuk luarnya seperti ukuran tubuh, warna bulu maupun genetiknya.
“Biasanya sapi-sapi asli Indonesia yang dijadikan sumber daging para peternak sapi adalah sapi bali, sapi ongole, sapi po (peranakan ongole), sapi madura dan sapi aceh. Ini harus diketahui peternak,” katanya.
Pengetahuan teknis lain yang juga harus dipegang peternak adalah bagaimana mengenal tipe sapi potong saat membeli bibit. Misalnya dari sisi bentuk badan, bibit tipe sapi potong memiliki bentuk badan persegi panjang atau berbentuk bulat silinder.
Sedangkan badan bagian muka, tengah dan belakang tumbuh sama kuat. Sedangkan garis badan atas dan bawah sejajar. “Pengetahuan ini diberikan agar peternak dapat memilih bibit tipe sapi potong yang berkualitas,” ujar dia.
Selain masalah bibit, menurut tim teknis Pemkot Sawahlunto, peternak harus tahu tentang bagaimana memilih lokasi penggemukan yang memenuhi syarat ideal. Lokasi ideal untuk membangun kandang adalah daerah yang letaknya cukup jauh dari pemukiman penduduk. Kandang harus terpisah dari rumah tinggal dengan jarak minimal 10 meter. Sinar matahari harus dapat menembus pelataran kandang dan dekat dengan lahan pertanian.
Pendapatan meningkat
Pola tersebut ternyata membuahkan hasil. Setelah sistem itu diterapkan setahun lalu dengan bimbingan tim teknis hasilnya sangat mengejutkan. Selama satu tahun, disamping Pemkot Sawahlunto telah membeli bibit sapi sedikitnya 650 ekor untuk dibudidayakan oleh hampir 300 keluarga kurang mampu di daerah ini, keuntungan yang diterima peternak berskala rumah tangga tersebut pun meningkat.
Dalam tempo enam bulan, satu ekor sapi potong bisa menghasilkan keuntungan sekitar Rp4 juta-Rp5 juta.
Padahal, dalam satu rumah tangga, sapi potong yang dibudidayakan rata-rata dua sampai tiga ekor.
“Harga bibit satu ekor berkisar antara Rp6 juta-Rp7 juta, sementara setelah dipelihara selama enam bulan, harga sapi di pasaran meningkat antara Rp10 juta-Rp11 juta, sehingga peternak memperoleh keuntungan Rp4 juta-Rp5 juta per ekor atau sekitar Rp12 juta-Rp15 juta per satu rumah tangga,” ujar dia.
Besarnya keuntungan yang diterima peternak dengan cara konvensional tersebut ke depan masih bisa berlipat ganda. Sebab pemerintah Provinsi Sumbar berencana akan menggunakan dana dekonsentrasi untuk membangun pabrik konsentrat sapi dengan menggandeng Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Saat ini, minat masyarakat daerah ini untuk membudidayakan sapi potong mulai tinggi. Sampai akhir Januari 2005, sekitar 300 keluarga telah mendaftar diri dan menunggu mendapatkan total 700 ekor bibit sapi potong untuk dibudidayakan.
Akibatnya, Pemkot Sawahlunto saat ini membutuhkan dana sebesar Rp4,9 miliar untuk memenuhi permintaan bibit sapi potong tersebut.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sumatra Barat Surya Dharma Sabirin mengatakan pihaknya mematangkan rencana tersebut dengan menggelar beberapa pertemuan intern. Ditargetkan rencana itu bisa direalisasikan tahun ini.
sumber:
http://sahabat88.wordpress.com/
http://sahabat88.wordpress.com/category/ekonomi/
http://sahabat88.wordpress.com/2008/04/07/bisnis-ternak-sapi-potong-tetap-menguntungkan/
Hello world!
April 11, 2008
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
