Ekonomi Islam

April 25, 2008 at 11:09 am 4 komentar

:: Aturan-Aturan Permainan Ekonomi Islam

Allah telah menetapkan batas-batas tertentu terhadap perilaku manusia sehingga menguntungkan individu tanpa mengorbankan hak-hak individu lainnya. Perilaku mereka yang ditetapkan dalam Hukum Allah (Syari’ah) harus diawasi oleh masyarakat secar keseluruhan, berdasarkan aturan Islam.

:: Etika Konsumsi dalam Islam

Konsumsi berlebih-lebihan, yang merupakan ciri khas masyarakat yang tidak mengenal Tuhan, dikutuk dalam Islam dan disebut dengan istilah israf (pemborosan) atau tabzir (menghambur-hamburkan uang/harta tanpa guna).

:: Kebebasan Ekonomik

Kebebasan ekonomik adalah tiang pertama dalam struktur pasaar Islami, yang didasarkan atas ajaran-ajaran fundamental Islam, diantaranya prinsip tanggung jawab dan kebebasan.

:: Kerjasama

Baik dalam masalah-masalah spiritual, urusan-urusan ekonomik atau kegiatan sosial, Nabi Muhammad SAW, menekankan kerjasama diantara umat Muslim sebagai landasan masyarakat Islam dan merupakan inti penampilannya.

:: Konsep Harta

Tidak ada sedikit pun diantara yang Kami punyai (yakni harta dan penghasilan) benar-benar jadi milikmu kecuali yang kamu makan dan gunakan habis, yang kamu pakai dan kamu tanggalkan, dan yang kamu belanjakan untuk kepentingan bersedekah, yang imbalan pahalanya kamu simpan untukmu (dituturkan oleh Muslim dan Ahmad).

:: Konsep Islam tentang Barang

Al Qur’an senantiasa menyebut barang-barang yang dapat dikonsumsi dengan menggunakan istilah-istilah yang mengaitkan nilai-nilai moral dan ideologik terhadap keduanya, yaitu istilah at-tayyibat dan ar-rizq.

:: Skala Waktu Perilaku Konsumen

Adanya hari kiamat dan kehidupan di akhirat membuat kita harus memaksimalkan waktu yang dimiliki dengan berbuat yang terbaik untuk kehidupan dunia, tetapi dengan itu kita juga memiliki pondasi yang kokoh untuk kehidupan akhirat.

:: Konsep Keberhasilan

Mencari kemajuan di bidang ekonomik tidaklah bertentangan dengan pandangan islam. Berbagai jalan dapat ditempuh, salah satunya dengan konsep-konsep keberhasilan yang terkait dengan nilai-nilai moral.

:: Metodologi Ekonomi Islam

Setiap sistem ekonomi pasti didasarkan atas ideologi yang memberikan landasan dan tujuannya, di satu pihak, dan aksioma-aksioma serta prinsip-prinsipnya, di lain pihak.

http://www.infogue.com/

http://www.infogue.com/terbaru/

http://sahabat88.wordpress.com/

http://sahabat88.wordpress.com/category/ekonomi/

Entry filed under: Regional. Tags: .

rakyat indonesia mati kelaparan di lumbung padi. kenapa…? Kecurangan UN, Potret Pendidikan Nasional

4 Komentar Add your own

  • 1. asepganda  |  April 28, 2008 pukul 6:53 am

    terimakasih atas masukan yang anda berikan.

    Balas
  • 2. asuna17  |  April 29, 2008 pukul 4:18 am

    klo bisa diterapkan di Indonesia maka Indonesia akan menjadi negara adidaya baru.😀

    Balas
  • 3. Ekonikoe A. Namikoela  |  Desember 3, 2008 pukul 9:54 am

    Memang OK. Namun kayaknya belum ada yang membuat model terapannya, sebagai miniatur yang dapat dirasakan manfaatnya, sementara penerapan dalam skala yang lebih besar/luas, oleh karena berbagai hal, belum dimungkinkan.

    Balas
  • 4. Adwan  |  Desember 20, 2008 pukul 2:46 am

    ganyang kapitalisme!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pos-pos Terbaru

Blog Stats

  • 182,746 hits

%d blogger menyukai ini: