rakyat indonesia mati kelaparan di lumbung padi. kenapa…?

April 25, 2008 at 11:05 am 2 komentar

coklat

Pepatah “gemah ripah loh jinawi”? Terjemahan bebas dari pepatah ini adalah “negara yang subur, makmur dan sejahtera”. Banyak orang yang mengatakan Indonesia adalah negara yang gemah ripah loh jinawi; lautannya berbentuk kolam susu, sementara tongkat, kayu dan batu adalah tanamannya. Hmm, mari kita tengok faktanya.

realitas sumber daya alam indonesia cukup memadai jika menginginkan indonesia menjadi negeri yang  makmur. memiliki 86,9 miliar barel cadangan minyak bumi, sedangkan yang terkategori proven adalah setara 9 miliar barel. Negeri ini merupakan salah satu dari 10 produsen gas alam terbesar dunia dengan? cadangan terbukti dan potensial sekitar 170 triliun-180 triliun kaki kubik.  Selain itu, cadangan batu bara diperkirakan 50 miliar ton (sekitar 3% potensi dunia). Cadangan ini diperkirakan dapat digunakan hingga sedikitnya 150 tahun mendatang

dengan SDA yg menumpuk itu…kenapa rakyat indonesia tidak merasakan cipratannya sedikitpun? dengan kenaikan sejumlah kebutuhan pokok yg dipicu kenaikan harga bbm, tidaklah rasional. karena rakyat sebagai pemilik SDA diperlakukan sama seperti konsumen luar negeri. dengan demikian meningkatnya kasus putus sekolah, gizi buruk di mana-mana, tingkat kriminalitas yg semakin naik tajam, dll. sebagai bukti bahwa rakyat indonesia seperti ayam yg mati di lumbung padi.

koreksi

jika kita bertanya siapa yang bersalah? maka jawabnya kita perbaiki bersama-sama.

kebijakan keliru sejak awal adalah ketika SDA indonesia diserahkan kepada pemodal asing dengan tidak digarap sendiri oleh pemerintah. dengan alasan sdm indonesia tidak mampu mengelola sendiri, itu merupakan kebohongan terbesar yg diwariskan oleh orde baru dan dipelihara sampai reformasi ini.

lulusan kampus yg menyandang s1 sampai s2 ataupun s3 di indonesia tidaklah diragukan kompetensi dan kuantitasnya. lulusan universitas indonesia, ITB, brawijaya dan yg lainnya menunggu pengabdian kepada rakyat agar keahlian mereka teraplikasikan secara riil di tengah masyarakat.

dengan penguasaan perusahan asing terhdp SDA rakyat, maka wajar jika rakya t diposisikan sebagai konsumen bukan lagi sebagai pemilik sah hasi SDA tersebut.akibatnya harga pasaran dunia sebagai patokan.  banyak contoh negara2 amerika latin yg sukses mengelola sda dengan penguasaan mandiri terhadap pengelolaan SDAnya. seperti venezuela dan kuba.

saya tidak menyarankan negeri kita menganut sistem sosialis, tetapi perlu kita luruskan sistem di negeri ini . bahkan kalo perlu dirombak  spy rakyat merasakan kebahagiaan hidup di negeri sendiri, bukan sebagai kacung di rumah sendiri.

terima kasih.

referensi

“World energi resources and Consumption,” Wikipedia-the free ensiklopedia.

pertamina.com

Tempo Interaktif.com – Panitia Anggaran DPR setujui RAPBN Perubahan tahun 2007.

dari:

http://www.infogue.com/

http://www.infogue.com/terbaru/

http://sahabat88.wordpress.com/

http://sahabat88.wordpress.com/2008/04/07/rakyat-indonesia-mati-kelaparan-di-lumbung-padi-kenapa/

Entry filed under: Regional. Tags: .

Zidane akan Eksibisi di Australia Ekonomi Islam

2 Komentar Add your own

  • 1. dzulfikar  |  April 29, 2008 pukul 7:40 am

    blognya bagus.makasih ya kunjungannya ke blog ku.Ikutan daftar di”Bala Tentara” nya dong.thanks again………….

    Balas
  • 2. Pradit  |  Mei 26, 2008 pukul 4:21 am

    Lihat di TV ONE tanggal 23 Mei 2008 jam 19.30 aku juga tercengang. Katanya blok cepu diserahkan ke perusahaan Amerika padahal pertamina bisa. Kontrak pembagian hasil juga merugikan Indonesia, padahal pada waktu itu harga minyak dunia masih normal tidak melonjak seperti sekarang ini. Jadi Indonesia rugi 2 x. Dan masih banyak kontrak asing pengolahan SDA yang merugikan seperti di buyat, kalimantan, dan papua. Aneh, kenapa pemerintah malah memberikan kekayaan alam Indonesia kepada asing. Ini jelas melanggar pasal 33 UUD 1945. Saya benar2 kecewa. Dulu jaman Megawati Indosat dan Tanker Pertamina di jual juga, Jaman harto sama soekarni saya gak begitu tahu. Tapi yang jelas 60 tahun ini kita belum merdeka. Bagaimana bisa bangga sebagai bangsa Indonesia.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pos-pos Terbaru

Blog Stats

  • 182,746 hits

%d blogger menyukai ini: