Andaikan Kopasus dikirim ke Gaza

Januari 14, 2009 at 2:33 am 34 komentar

Ada acara tentang pasukan khusus terbaik di dunia di sebuah stasiun tv d discovery channel military. Penilaiaannya bukanlah berupa alat2 yg canggih melainkan penilaiaanya di sesuaikan dengan kemampuan individunya dan inilah hasilnya: posisi pertama di duduki SAS (Inggris), lalu posisi kedua diduduki oleh MOSSAD (ISRAEL), yg menarik adalah posisi ketiga diduduki amaKOPASUS (Indonesia)!!!! dan pembawa acaranya mengatakan kalau amerika  bahwa tida berada di  peringkat pertama karena amerika sangat bergantung sama alat-alat perang canggihnya bukan karena skill dari tentaranya, beda sama kopasus yg memang minim fasilitas dll tapi dia memiliki skill yang pro.

https://i2.wp.com/i5.photobucket.com/albums/y200/tukangsemen/57357161.jpg

Sniper Kopasus


Infantry Kopasus


https://i2.wp.com/www.mabesad.mil.id/foto/next3/tontaipur_3.jpg

Tontaipur, satuan khusus dari KOSTRAD


https://i2.wp.com/www.militer.org/editor/assets/kostrad_beachlanding1.jpg

Bataliyon intai amfibi


https://i2.wp.com/www.militer.org/editor/assets/denjaka_stabo.jpg

Detasemen Jala Mengkara


Kopassus adalah kekuatan elite yang selalu mengutamakan jumlahnya yang sedikit dan kemampuannya untuk melakukan penyerangan secara cepat. Mereka telah terjun dalam berbagai operasi militer di wilayah Indonesia yang keamanannya sedang tidak terjamin. Unit Kopassus terlibat dalam operasi pembebasan sandera dalam pesawat Garuda Airline Woyla pada tahun 1981. Beberapa anggota Kopassus juga telah mendaki puncak Gunung Everest di tahun 1997.

Melihat kekuatan militer Indonesia yang sangat membanggakan diatas, sungguh sangat kecewa dan mubadzir ketika tentara-tentara pro indonesia hanya bisa melihat dari televisi saudaranya kaum muslimin di Gaza palestina dihinakan dan dibantai oleh Israel dengan kekuatan militernya. Andaikan pemimpin negeri ini berani untuk mengirim 1000 pasukan kopasus saja pasti pasukan israel gentar ketika ingin menggempur palestina, dan pasukan elite Kopasus yang diketahui memiliki skill luarbiasa ini akan menghinakan musuh Allah dan rasulNya.

Entry filed under: Politik dunia. Tags: , , , .

Analisa Serangan Israel Terhadap Gaza Negara Mesir Pengkhianat Umat Muslim Sedunia

34 Komentar Add your own

  • 1. wyd  |  Januari 14, 2009 pukul 1:49 pm

    mungkin presiden yth. kuatir malah ntar kita yang dibantai mossad

    Balas
    • 2. roy  |  Februari 10, 2011 pukul 4:41 am

      ya, bisa saja, kita kalah di udara, mereka pake satelit, tentara juga butuh logistik, terus yang ngirim siapa hayoo?

      Balas
  • 3. cenya95  |  Januari 15, 2009 pukul 9:17 am

    Hebat euyy… kudu brani…😀
    Komunikasi politik merupakan sebuah tantangan dan perlu dimodernisasikan sehingga tingkat keperdulian politik masyarakat meningkat.
    Sy pilih orang yang perduli terhadap lingkungannya.
    Salam

    Balas
  • 4. omiyan  |  Januari 16, 2009 pukul 4:03 am

    bener bos …. anggap aza zionis tuh sebagai tikus percobaan hehehe

    Balas
  • 5. ririkudamonde  |  Januari 18, 2009 pukul 1:21 pm

    Wah, betul juga ya kalo Koppasus dikirim kesana setidaknya korban yg berjatuhan lebih sedikit, apalagi kalo para ormas2 islam di fasilitasi untuk kesana pasti banyak mujahid2 kita yg jihat kesana..!!!

    Balas
  • 6. junjungpurba  |  Januari 18, 2009 pukul 1:58 pm

    baru tau saya soal ini…ternyata kopasus diperhitungkan juga ya.

    Balas
  • 7. temon  |  Januari 18, 2009 pukul 3:04 pm

    aku stuju aja sih kalo di kirim ke palestine..
    paleng yang gak stuju istri2 para kopasus…..
    he2

    Balas
  • 8. rasgar  |  Januari 19, 2009 pukul 3:15 am

    saya juga setuju kalo Kopasus diturunkan ke GAZA ya selama ini mungkin sudah banyak latihan yang mereka jalani nah sekarang di GAZA itu situasinya benar-benar perang ya setidaknya mempraktekan apa yang diajarkan waktu latihan. Tapi RI kalo seluruh Negara yang Pro Palestina mengirimkan pasukannya mungkin Bpk Presiden juga akan memerintahkannya tuk membantu Palestina. Ya kalo hanya Bangsa Indonesia ya tkut jga ntar diserang oleh negara yang pro istrael. Tapi aku berharap mudah2an para pemimpin negara didunia segera mengambil tindakan jangan menunggu korban lebih banyak jatuh lagi.

    Balas
  • 9. huwa  |  Januari 22, 2009 pukul 9:29 am

    tapi kan beda indonesia ama gaza… gaza padang pasir.. indonesia hutan… mungkin mreka butuh latihan dlu di padang pasir, klo dah ok.. baru hajar

    Balas
  • 10. MUJAHID  |  Januari 25, 2009 pukul 1:01 pm

    gue setuju buanget tapi kapan ya indonesia mw begitu SUBAHANNALLAH

    Balas
  • 11. eka_koswara  |  Januari 29, 2009 pukul 1:49 am

    DI KITA TEH BANYAK DUKUN SANTET SANTET AZA PARA YAHUDI NYA NGAK USAH REPOT-REPOT KIRIM PASUKAN

    Balas
  • 12. numbey  |  Februari 18, 2009 pukul 5:05 am

    Sepakat kang.Daripada Kopassus nangkapin mahasiswa atau aktivis apalagi diorganisir untuk mengadu domba rakyat kemudian dikatakan ada konflik. Padahal itu untuk bisnis senjata para tentara. Kenapa gak dikirim ke Gaza aja atau jaga perbatasan negara biar pulau-pulau terluar tidak disabet negara lain.

    Balas
  • 13. fadhlierlanda  |  Februari 21, 2009 pukul 12:57 pm

    waktu lebanon baru diserang israel, kita ngirim pasukan garuda ke sana buat membantu proses perdamaian. knapa kita skrg gak kirim tentara kita ke palestin?

    Balas
  • 14. sariyanto  |  Februari 24, 2009 pukul 6:21 am

    gak usah repot2 mas…kita kan punya banyak dukun santet, kerjain aja dari jauh beres….tapi yang mau bayar siapa tuh dukunya…..

    Balas
  • 15. Bendol  |  April 22, 2009 pukul 9:13 am

    coba penulis mengetahui referensi dari pengamat militer dan juga pelaku sejarah kemiliteran Indonesia. saya lupa namanya siapa kalau gak salah PITUT SOEHARTO. Dia sering muncul di acara metro TV yang namanya “Secret Operation”. DIa bilang Indonesia pernah mengirim duta militer di sana dengan maksud mengajarkan taktik perang gerilya kepada rakyat Palestina,. Tapi apa yang disaksikan oleh mereka rakyat Palestina kebanyakan cuma nonton perang antara salah satu faksi di Palestina (HAMAS, JIP, PLO) dengan Yahudi. “CUMA NONTON DOANG!”

    Menurut si pengamat militer itu, Perang Gerilya adalah Perang SEMESTA, artinya semua elemen masyarakat ikut berperan serta dalam berperang. kalau tidak maka taktik gerilya tidak akan pernah jalan. itulah kenapa dari kacamata militer Indonesia Serangan Palestina selalu dimentahkan oleh Yahudi. kata kunci adalah PERSATUAN!!! selama umat Islam di Palestina dan seluruh dunia kagak bersatu maka impian Yahudi bakal minggir itu omong kosong.apalagi dengan khayalan andaikata Kopassus turun.. emangnya Palestinai wilayah siapa? yang ngasih makan Kopassus siapa? yang wajib membela adalah Rakyat Palestina keseluruhan. dengan menghilangkan sikap2 fanatik ekstrim mereka terhadap organisasi, golongan, atau partai.

    Tentang Persatuan , kenapa umat Islam berpecah belah? padahal Tuhannya sama, Al-Qur’annya sama, Nabi nya sama Muhammad Shalallahu’alaihi wa Sallam? kenapa itu.. karena pemahaman mereka tentang Islam itu tidak seragam. berbeda-beda. kuncinya kalau mau pertolongan Allah datang kepada mereka adalah dengan menyatukan pemahaman keIslaman mereka sebagaimana Rasulullah telah mengajarkan Islam kepada para Sahabatnya.
    buat Sariyanto, gak perlu juga bawa-bawa dukun santet… lha wong dengan banyaknya dukun santet di Indonesia aja negara ini jadi tambah kacau kok. Kepastian besar dengan masuknya dukun santet di Palestina, malah akan membuat Yahudi semakin bertahan lama di Palestina

    Balas
    • 16. Bonaventura  |  September 27, 2009 pukul 5:10 pm

      setuju banget, PERSATUAN kunci utamanya. Sebelumnya saya minta maaf, saya orang nasrani, tetapi saya mengecam keras tindakan Israel karena saya melihat dari sudut kemanusiaan. Jika kita lihat lebih dalam menurut saya konflik ini lebih ke politik bukan agama. Kita lihat aja saat Mesir mengakui kedaulatan Israel, daerah yang dikuasai dikembalikan. Hal ini menunjukan bahwa ini lebih ke masalah politik.
      Untuk bantuan, Indonesia lebih baik menggunakan diplomasi saja karena kita juga harus memikirkan keadaan sendiri. Kita lihat saja masalah perbatasan Indonesia yang selalu di acak-acak sama negara tetangga, jadi menurut hemat saya lebih baik kopasus di lengkapi alat-alatnya untuk menjaga perbatasan Indonesia dari pada dikirim ke palestina karena medan di palestina tidak sama deengan Indonesia. Nanti malah menyusahkan palestina.

      Balas
  • 17. pancasona  |  September 23, 2009 pukul 7:42 pm

    WAh ‘rame juga ni bahasan byar d blang udah bsa kyak’a patv d c0met ..
    bgni toh mas dukun itu pake elmu setan truz yahudi jga saudara nya setan,jd setan ketemu setan ya malah cees.
    mending kirim kiai ajah suruh wiridan ds0n0 buat bntu2 secara gaib.

    Balas
  • 18. rikixy  |  September 25, 2009 pukul 6:41 pm

    wah ga segampang gitu bro. butuh banyak pertimbang kali

    Balas
  • 19. irvan dipura  |  Oktober 1, 2009 pukul 8:29 am

    Mnurt saya si Indonesia memang harus ikut membantu gaza mlawan israel, kalo Indonesia gk bisa ngebantu dari segi pasukan mungkin kita bisa ngebantu dari segi senjata, lagi pula seperti yang kita ketahui Indonesia sudah bisa dikatakan mampu menyediakan serta memproduksi senjata sendiri, salah satu tipe yang udah banyak dikenal yaitu SS1-V1 dan SS1-V2…..

    Balas
  • 20. deaht note  |  Februari 22, 2010 pukul 2:14 am

    keren,,,,,,,,,,,,,,,,,,,go kopasus go,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

    Balas
  • 21. ilham  |  Mei 27, 2010 pukul 5:57 am

    kw menurut gue mau medan padang pasir,hutan sama saja… kw bener kopasus d turunkan israael bakal hancur… dan aku yakin akan ada perang dunia ke 3… ingat hancurnya israela= hancurnya bangsa barat….

    Balas
  • 22. Ismail Maulana Nasution  |  Agustus 19, 2010 pukul 2:02 pm

    Saya sangat setuju, kita harus membantu sesama umat muslim. Untuk itu saya mendukung dengan do’a. Tapi seharusnya negara kita memperbaiki pertahanan negara dulu, baru TNI merevolousi sistim TNI, dan NEGARA kita seharusnya lebih mengutamakan menjaga perbastasan blok ambalat yang sering diprovokasi oleh negara tetangga kita. baru kita bisa membantu negara lain yang diluar otonomi dan kedaulatan negara kita.
    intinya : seharusnya neagra kita lebih berfokus kepada urusan internal, baru mengurusi urusan luar kedaulatan(eksternal).
    semoga negara yahudi binasa dari bumi palestina lebih cepat, karena janji ALLAH SWT pasti benar dan ALLAH akan menepati janjinya. ALLAHU AKBAR
    WASSALAMU A’LAIKUM wr.wb

    Balas
  • 23. fhirm's  |  Agustus 29, 2010 pukul 1:40 pm

    ya……… gimana ya……… hajar aja….

    Balas
  • 24. pendy  |  Oktober 22, 2010 pukul 7:18 am

    kopasus keren abiezz

    Balas
  • 25. anto bela islamto  |  November 6, 2010 pukul 1:41 pm

    whwhwhwh,,saya sangat setuju….
    Bravo Komando…
    Plisss komandan,kirim kami ke Gaza,ISY KRIIIMAN AUMUT SYAHIDAN..🙂

    Balas
  • 26. aris  |  April 11, 2011 pukul 9:08 am

    kalau masih pak SOEHARTO yang mimpin negri ini pasti pasukan elit militer dari indonesia sudah di kirim untuk membantu palestina untuk menumpas habis israel .

    Balas
  • 27. ihsan al faqir  |  Desember 24, 2011 pukul 3:59 pm

    yah,,,,, kapan yah negara tetangga juga ikut bersatu dengan kita membasmi israel, g mana coba negara tetangga juga minta pertolongan dengan ingrisss, g mana mas brow, dalam dalil kan ada larangan ,janagan bersama dengan orang yahudi,, yah mau di apa lagi, betul kata rasul. iislam pada suatu masa akan hancur, ya allah penuhi janjimu ,mas brow ini no saya 085399921588 kita bersama basmi israel keparat

    Balas
  • 28. andri  |  Februari 20, 2012 pukul 8:27 am

    koq susah2 ke gaza……di negeri sendiri aja banyak perang……..digaza ngapain….mentingin golongan….di indonesa aja…..banyak golongan

    Balas
  • 29. Dani  |  Maret 12, 2012 pukul 3:45 pm

    Pertahanan dan keamanan dalam negeri jauh lebih penting walaupun kuta punya saudara di Palestina,namun bagi kita bangsa yg besar,bangsa yg menjunjung tinggi perdamaian,sudah selayaknya turut membantu bnagsa lain seperti Palestina,namun pula kita tidak bisa bergerak sendirian disana harus atas nama PBB sbg wadah organisasi dunia yg mutlak milik bersama.

    Balas
  • 30. Herman  |  Juni 7, 2012 pukul 4:27 am

    memang benar…tapi…blm lagi bantu negara orang lain,bantu negara kita sendiri aja ga bisa.liat tuh msi banyak disampingmu/lingkunganmu fakir miskin,pemerkosaan,korupsi,dll..
    itu dulu kita benahi baru benahi yg laen..
    acemmananya laeku..

    Balas
  • 31. PutraFajar  |  Juli 30, 2014 pukul 4:31 pm

    Islam bersaudara ( sedunia )

    Balas
  • 32. PutraFajar  |  Juli 30, 2014 pukul 4:35 pm

    Manusia gk ada sempurn . bila nunggu sempurna tuk mmbantu sesama . yg ada gk yg namanya toleransi antar sesama ( muslim )

    Balas
  • 33. PutraFajar  |  Juli 30, 2014 pukul 5:04 pm

    ATAS DASAR KEMANUSIAN DAN AGAMA TU MUNGKIN TEPAT SEBAGAI MISI .Tuk membantu . itu pun klu pemimpin kita (NEGARA ) MAU . Klu gk . . . .( NIHIL ) MENCEGA TU LEBIH BAIK DARI PADA MENGABATI . tpi knpa yg ditugaskan ke gaza kok para medis aja .emangx para medis mmpu mencegah bertambahnya korban yg akan jadi sasaran korban BOM. ( MINIM )

    Balas
  • 34. Bimantara akbar c  |  September 11, 2015 pukul 7:27 am

    Assalam mualaikum Lebih baik memang harus di bantuu palestina… Karena suatu saat pasti akan adanya perang yg sangat dasyat yaitu islam melawan orang2 kafir.kenapa senjata di indonesia tidak di gunakan untuk melawan para musuh islam apakah hanya untuk panjangan saja bahwa indonesia adalah negara kuat buktikan bahwa indonesia adalah negara kuat!! Karena insya allah,allah akan membantu orang2 yg membela islam.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pos-pos Terbaru

Blog Stats

  • 182,746 hits

%d blogger menyukai ini: